Jumat, 07 Januari 2011

PEDAGANG KAKI LIMA DAN WEDANGAN di LINGKUNGAN TERMINAL TIRTONADI

Sejarah Berdiri
Sejarah berdirinya Pedagang Kaki Lima dan Wedangan di lingkungan Terminal Tirtonadi itu mulae reformasi kira – kira sekitar tahun 1998. Banyak pedagang menempati lahan kosong. Jadi mereka semua mendirikan bangunan tanpa izin dari pemerintah melainkan pada penguasa terminal saat itu. Penguasa itu mengaku bila tanah yang akan ditempati para PKL itu adalah miliknya dan orang lain disuruh menyewa dan orang lain disuruh menyewa. Mereka memanfaatkan trotoar, taman, dll sehingga lingkungan termina terihat berantakan tanpa adanya koordinasi. Serta para pedagang itu rugi akibat kepemilikan lahan itu.
Masalah kepemilikan tanah tersebut akhirnya bisa diselesaikan atas kepedulian kepala terminal. Mereka semua yang mengaku memeiliki tanah tersebut dikumpulkan menjadi satu dan dimintai pertanggungjawaban tetapi karena tidak bisa menunjukkan bukti sama sekali maka tanah itu diambil alih oleh pihak pemerintah. Dengan bantuan dari kepala termina maka orang-orang yang mengakui tanah tersebut sekarang sudah tidak meminta jatah pada PKL.