PEDAGANG KAKI LIMA DAN WEDANGAN di LINGKUNGAN TERMINAL TIRTONADI
Sejarah Berdiri
Sejarah berdirinya Pedagang Kaki Lima dan Wedangan di lingkungan Terminal Tirtonadi itu mulae reformasi kira – kira sekitar tahun 1998. Banyak pedagang menempati lahan kosong. Jadi mereka semua mendirikan bangunan tanpa izin dari pemerintah melainkan pada penguasa terminal saat itu. Penguasa itu mengaku bila tanah yang akan ditempati para PKL itu adalah miliknya dan orang lain disuruh menyewa dan orang lain disuruh menyewa. Mereka memanfaatkan trotoar, taman, dll sehingga lingkungan termina terihat berantakan tanpa adanya koordinasi. Serta para pedagang itu rugi akibat kepemilikan lahan itu.
Masalah kepemilikan tanah tersebut akhirnya bisa diselesaikan atas kepedulian kepala terminal. Mereka semua yang mengaku memeiliki tanah tersebut dikumpulkan menjadi satu dan dimintai pertanggungjawaban tetapi karena tidak bisa menunjukkan bukti sama sekali maka tanah itu diambil alih oleh pihak pemerintah. Dengan bantuan dari kepala termina maka orang-orang yang mengakui tanah tersebut sekarang sudah tidak meminta jatah pada PKL.
skip to main |
skip to sidebar
Disini gudangnya pengetahuan
Jumat, 07 Januari 2011
About Me
- febrianto
- okelah.... aku memulai blog ini dari dasar.mohon maaf bila ada kekurangan.....
Entri Populer
-
Mendengar kabar dibukanya benteng pendem “Van Den Bosch” wisatawan luar maupun lokal mulai berdatangan untuk melihat kemegahan banguna...
-
PEDAGANG KAKI LIMA DAN WEDANGAN di LINGKUNGAN TERMINAL TIRTONADI Sejarah Berdiri Sejarah berdirinya Pedagang Kaki Lima dan Wedangan ...
-
GAGAL PMDK gagal dalam pmdk tahun 2010 ataupun sebelumnya itu sudah lumrah. Semua itu sudah menjadi asam manis dalam mencari perguruan ti...
-
berjilbab saat ini sudah menjadi trend sttter dalam era modern. namun ada juga yang menganggap sebagai sebuah simbolisme atau bahkan ad...
-
Belanda dan belanda............ Kondisi kehidupan masyarakat Belanda paling baik se Eropa. Demikian hasil penelitian miseré-index dari Bi...
-
Memang masyarakat kita punya kebiasaan mengisi ulang botol plastik. Alasannya, sayang membuang kemasan yang masih bagus. Padah...
-
BONEK OH BONEK Kami tak tahu, kapan kami mulai lahir...... Semuanya mengalir dan berjalan melintasi waktu Dengan apa adanya...... Samp...

