Memang masyarakat kita punya kebiasaan
mengisi ulang botol plastik. Alasannya, sayang membuang kemasan yang
masih bagus. Padahal, tidak semua botol plastik boleh
dipergunakan
kembali. Bahaya kesehatan mengintai dari balik kemasan botol plastik
yang diisi berulang-ulang. Mulai dari iritasi kulit, gangguan hormon,
saluran pernapasan hingga kanker.
dipergunakan
kembali. Bahaya kesehatan mengintai dari balik kemasan botol plastik
yang diisi berulang-ulang. Mulai dari iritasi kulit, gangguan hormon,
saluran pernapasan hingga kanker.
Dan, bukan hanya botol plastik saja
lho, yang sebaiknya tidak digunakan berulang. Produk plastik lain
seperti wadah makan, penutup makanan hingga botol susu, juga perlu
dicermati.
Kode Penanda
Lalu bagaimana mengetahui kemasan plastik mana yang boleh dan tidak boleh digunakan kembali? Umumnya, setiap wadah plastik dicantumi tanda atau kode angka yang menandakan bahan pembuatan kemasan plastik. Kode angka berada di dalam logo daur ulang berbentuk segitiga dan bisa Anda temui di dasar atau bagian bawah kemasan.
Lalu bagaimana mengetahui kemasan plastik mana yang boleh dan tidak boleh digunakan kembali? Umumnya, setiap wadah plastik dicantumi tanda atau kode angka yang menandakan bahan pembuatan kemasan plastik. Kode angka berada di dalam logo daur ulang berbentuk segitiga dan bisa Anda temui di dasar atau bagian bawah kemasan.
Nah untuk lebih mengetahuinya, mari kita simak selengkapnya....
Angka 1
Tanda ini biasanya disertai tulisan PET (polyethylene terephthalate). Plastik jenis ini berwarna jernih atau transparan dan banyak dipakai untuk botol air mineral, jus, dan hampir semua botol minuman ringan lain. Yang perlu diperhatikan adalah botol dengan bahan ini direkomendasikan hanya sekali pakai. Mengapa?
Tanda ini biasanya disertai tulisan PET (polyethylene terephthalate). Plastik jenis ini berwarna jernih atau transparan dan banyak dipakai untuk botol air mineral, jus, dan hampir semua botol minuman ringan lain. Yang perlu diperhatikan adalah botol dengan bahan ini direkomendasikan hanya sekali pakai. Mengapa?



